Tingkatan Amal Perbuatan

KH Ali Yafie1

Ceramah bersama Prof KH Ali Yafie, KH Dr Mohamad Hidayat, dan KH Moehammad Zain Sabtu 25 Oktober 2014 membahas surat As Sajdah ayat 15-20. Diikuti dengan pembacaan Doa awal tahun.

Surat As Sajdah:

15. Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.

16. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang Kami berikan.

17. Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.

18. Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka tidak sama.

19. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan.

20. Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah jahannam. Setiap kali mereka hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: “Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya.”

KH Ali Yafie2

KH Mohamad Hidayat mengutip hadits Nabi. Dari Abi Hurairah, ia berkata: Rasulullah Saw. telah bersabda: “Amal saleh seseorang diantara kamu sekali-kali tidak dapat memasukkannya ke dalam surga.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Hai Rasulullah, tidak pula engkau?” Rasulullah menjawab, “Tidak pula aku kecuali bila Allah melimpahkan karunia dan rahmat-Nya kepadaku.” (Riwayat Muslim; kitab Shahih Muslim, Juz II, halaman 528)

Sujud adalah ibadah yang dilakukan semua makhluk, termasuk para Malaikat.

Sesungguhnya Allah itu Maha Kaya. Tidak butuh apa pun termasuk amal manusia. Hanya karena rahmat Allah lah kita masuk surga.

Berbuat ini pun ada 3. Ada yang berbuat dengan SUNGGUH-SUNGGUH. Ini beda dengan berbuat sekedarnya. Beda pula dengan yang pura-pura berbuat. Artinya jika dilihat orang dia sungguh2 berbuat, tapi jika tidak ada orang dia tidak berbuat.

KH Ali Yafie3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: