Ta’ziyah: Mendoakan Jenazah dan Menghibur Keluarga yang Ditinggal

KH Mohamad HidayatDari ceramah Ustad Dayat malam ini dari kitab Irsyadul Ibad:
Ada 4 hal yang dilakukan saat ta’ziyah yaitu mengunjungi orang yang tertimpa Musibah:
1. Tashobbur. Menasehatinya agar bersabar misalnya dgn memeluknya kemudian menasehati agar bersabar.
2. Membuatnya senang. Misalnya dengan mengatakan bahwa si mayit insya Allah ahlul jannah. Kalau sebaliknya, lebih baik jangan ta’ziyah.
3. Mengurangi kesedihannya
4. Mendoakan si mayit

Minimal mengerjakan 1 dari 4 hal di atas, baru dinamakan ta’ziyah dan insya Allah mendapat pahala.
Ta’ziyah dilakukan dalam 3 hari pertama saat musibah terjadi.
===
Oleh karena itu, jika seseorang meninggal, hendaknya kita mengatakan hal2 yang baik terhadap si mayit.
Jika tidak bisa, lebih baik diam.
Sebab kalau berkata yang jelek misalnya si mayit itu hina… hina… hina… niscaya itu akan menyakiti keluarga dan sahabatnya yang masih hidup.

Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah mencaci maki orang-orang yang telah mati, karena mereka telah sampai pada balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Riwayat Bukhari.

Tirmidzi juga meriwayatkan hadits serupa dari al-Mughirah Radliyallaahu ‘anhu dengan tambahan: “Karena dengan begitu kamu menyakiti orang-orang yang masih hidup.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: