Rahasia Waktu Istimewa di Bulan Ramadhan

Malam-malamnya tidak terdengar suara berbagai macam ciptaan Allah. Dihati orang-orang beriman ada ketenangan sampai terbitnya fajar

SESUNGGUHNYA puncak Ramadhan bukan di hari-hari awal, bukan pula di pertengahannya. Sekalipun, pada umumnya fenomena tersebut menunjukkan semangat syiam di bulan Ramadhan itu biasanya pada Jumat awal masuknya bulan ini.

“Mudah-mudahan kita termasuk hamba Allah yang terjebak dengan presepsi itu. Karena rahasia, puncak bulan suci Ramadhan itu sesungguhnya ada di 10 hari terakhir,” ujar KH Mohamad Hidayat dalam tausiyahnya pada acara buka bersama Majelis Dzikir SBY Nurussalam di Kemenhub, Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Kiai Hidayat menjelaskan, walaupun seluruh waktu di bulan Ramadhan sangat istimewa, ada 5 waktu yang sangat istimewa di bulan Ramadhan. Waktu istimewa pertama adalah masuknya bulan suci Ramadhan yang ditandai dengan pernyataan Nabi, “Siapa yang berbahagia masuknya bulan Ramadhan, Allah haramkan jasadnya disentuh oleh api neraka.”

“Banyak sekali doa munajat, dzikir-dzikir ulama salafi yang diberikan kepada kita, bagaimana memanfaatkan waktu awal masuknya bulan Ramadhan,” kata anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat ini.

Waktu kedua yang sangat istimewa lebih tinggi dari waktu pertama, di saat kita akan berbuka. Karena Nabi juga menyatakan, “Berbahagialah orang yang berpuasa itu pada saat ia berbuka dan pada saat ia dipertemukan dengan Tuhannya.”

Yang dimaksud dengan hadits ini adalah kegembiraan orang-orang beriman karena doa munajat pada waktu yang pendek itu diterima oleh Allah SWT.

“Kita umumnya kalau sudah adzan maghrib langsung berbuka. Padahal para ulama mengajarkan kita berdoa dikala waktu berbuka puasa, karena ini waktu yang mustajabah,” jelasnya. Waktu yang ketiga, lanjut Ketua Umum Yayasan Majelis Al Washiyyah, martabatnya lebih tinggi adalah saat-saat qiyamul Ramadhan.

“Allah sendiri menyatakan, Aku datang menemui hamba-hambaku, Aku lah yang mengambil proposal-proposal kalian ajukan di malam-malam Ramadhan. Mungkin ada yang meminta sesuatu Aku berikan, yang bertobat Aku terima taubatnya, yang memohon ampunan pasti Aku terima permohonan ampunannya,” tuturnya.

Bila ada diantara kita yang mempunyai dosa dan kesalahan manfaatkan waktu yang tinggal beberapa hari ini, mudah-mudahan bisa dikabulkan doa kita. Sebelum Ramadhan meninggalkan kita, atau kita yang lebih dahulu meninggalkan Ramadhan. Pada waktu istimewa di atas waktu malam Ramadhan, waktunya jauh lebih pendek yaitu waktu sahur. Dalam surat Ali Imran disebutkan, “Diantara tanda-tanda hamba-hamba yang diberikan cahaya oleh Allah mereka yang menggunakan waktu singkat ini diantara waktu-waktu sahur untuk memohon kepada Allah SWT.”

“Bersyukurlah kita yang mempergunakan waktu sahur itu untuk berwudhu dan dilanjutkan dengan shalat tahajud, hajat dan lain-lain. Malam itu doa apapun yang diajukan pasti dikabulkan oleh Allah SWT,” imbuh Kiai Hidayat.

Dan puncaknya adalah Lailatul Qadar. Kita tahu apakah sudah datang pada malam 21, 23, 25, 27 atau 29. Nabi memang meminta, “Hendaklah kamu mendapatinya, mengintainya, mencarinya, berupaya semaksimal mungkin untuk memperoleh tanda-tanda lailatur qadar.”

Seperti kita fahami lailatul qadar ini, iklim tidak begitu panas, tidak dingin, sejuk, pagi hari kata Rasulullah akan merasakan sinar matahari sangat sejuk. Malam-malamnya tidak terdengar suara berbagai macam ciptaan Allah. Dihati orang-orang beriman ada ketenangan sampai terbitnya fajar.

“Semua ini hanya ada di bulan Ramadhan, tidak ada di bulan yang lain. Lima waktu yang mustajabah ini, sepatutnya kita lakukan dengan membaca Al Qur’an karena bulan Ramadhan ini disebut juga Syahrul Qur’an,” pungkasnya POL

http://hikmah-ramadhan.pelitaonline.com/news/2013/08/02/rahasia-waktu-istimewa-di-bulan-ramadhan#.UfxDEr36KEY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: