Berdakwah Butuh Keteladanan, Bukan Kata-Kata

Cacian sebagai pujian, kalimat tidak pantas bisa dirasakan sebagai doa. Buruk sangka dijadikan dzikir bagi dirinya

MEMBANGUN umat tidak hanya dengan dakwah kata-kata, tapi juga dengan dakwah keteladanan (Ibda’ binafsi). Karena memang Rasulullah SAW lebih banyak memberikan teladan daripada berbicara.

“Rasulullah lebih banyak berbuat daripada berkata-kata, Rasulullah lebih banyak menunjukkan kontribusinya yang telah membangun masyarakat ketimbang melakukan hal-hal yang tidak berarti dan tidak bermakna,” ujar KH Mohamad Hidayat, Ketua Umum Yayasan Majelis Al Washiyyah.

Kiai Hidayat menuturkan, dalam melakukan dakwah ini, Insya Allah tidak dengan maksud ingin mendapatkan balasan yang setimpal dan ucapan terima kasih, karena semua melakukannya.

“Insya Allah lillahi taala,” kata anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Pusat ini.

Namun, imbuhnya, sebagai murid-murid kita menyenangkan hati mereka sehingga mereka lebih bisa berbuat yang lebih besar. Untuk umat dan masyarakat. Maka doakanlah guru-guru kita yang sudah wafat.

“Kita sepatutnya mendoakan guru-guru kita, mudahan mereka tengah menikmati taman surga di kuburnya masing-masing. Semoga mereka digantikan oleh murid-muridnya atau orang-orang sekitarnya yang dipilih oleh Allah SWT,” imbuhnya.

Ia mengajak para pendakwah untuk melanjutkan dakwah Rasulullah SAW. Umat ini perlu terus kita bimbing. Membimbing umat banyak sekali tantangannya, hambatan dan juga pahit getirnya.

“Tapi bagi hamba allah yang mendedikasikan dirinya untuk menjadi dai dan daiah maka semua ujian itu dinimatinya. Cacian sebagai pujian, kalimat tidak pantas bisa dirasakan sebagai doa. Buruk sangka dijadikan dzikir bagi dirinya,” katanya.

Kiai Hidayat menambahkan, Rajab sebagai penyucian jasmaniah, Sya’ban sebagai penyucian hati. Dan Ramadhan adalah bulan penyucian jiwa.

“Badan kita bersih, hati kita bersih, jiwa kita bersih. Inilah tanda orang bertakwa, orang yang dirindukan oleh surganya Allah. Subhanallah,” tuturnya.

http://hikmah-ramadhan.pelitaonline.com/news/2013/07/15/berdakwah-butuh-keteladanan-bukan-kata-kata#.UeMZiL36KEY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: